Latest Event

  • OnStage Jakarta

AD ART
ANGGARAN DASAR
LAND ROVER CLUB INDONESIA ( LRCI )
  1. Bahwa sesungguhnya Pancasila adalah Dasar dan Falsafah Bangsa dan Negara Repubik Indonesia, yang menjamin bangsa Indonesia dalam mencapai tujuannya yakni Masyarakat yang adil dan makmur. Bahwa dalam pembangunan Manusia seutuhnya perlu dibina semua kegiatan masyarakat yang bersifat positif diantaranya kegemaran yang bertalian dengan kendaraan bermotor.
  2. Bahwa dengan iktikad ikut serta mengembangkan kegemaran serta meningkatkan sifat solidaritas maka dibentuk sebuah perkumpulan dengan Anggaran Dasar sebagai berikut :
BAB I
NAMA, TEMPAT, KEDUDUKAN dan WAKTU

Pasal 1

Perkumpulan ini bernama Land Rover Club Indonesia, merupakan suatu wadah yang menghimpun semua Penggemar Mobil merk Land Rover di Indonesia, dengan nama singkatan (LRCI) dan secara historis merupakan kelanjutan dari “ Rover Club Indonesia “ (RCI).

Pasal 2

  1. Perkumpulan ini berkedudukan di Jakarta dimana kepengurusan berkantor pusat.
  2. Perkumpulan ini didirikan pada tanggal 5 Agustus 1987.
BAB II
AZAS dan TUJUAN

Pasal 3

Perkumpulan ini berazaskan Pancasila.

Pasal 4

Perkumpulan ini sebagai wadah guna menghimpun seluruh Penggemar Mobil merk Land Rover yang bertujuan mempererat kekeluargaan, menghimpun aspirasi Anggota dalam program kegiatan yang positif dan berguna.

BAB III
SIFAT

Pasal 5

Perkumpulan ini berazaskan Pancasila.

Pasal 4

  1. Perkumpulan ini bersifat non politis.
  2. Perkumpulan ini bersifat nasional, tidak berafiliasi dengan organisasi manapun.
  3. Perkumpulan ini memberi kebebasan kepada Anggotanya untuk secara aktif beraspirasi dalam mengisi program yang positif yang bermanfaat bagi Anggota maupun bagi Organisasi.
BAB IV
KEANGGOTAAN

Pasal 6

  • Keanggotaan Perkumpulan ini terdiri dari :
  • A. Anggota Biasa
  • B. Anggota Luar Biasa
  • C. Anggota Sesepuh
  1. Yang dapat menjadi Anggota Biasa adalah Pemilik dan Penggemar Mobil merk Land Rover.
  2. Yang dapat menjadi Anggota Luar Biasa adalah semua orang yang bersimpati kepada Organisasi dan ditetapkan oleh Rapat Pengurus.
  3. Anggota Sesepuh adalah pendiri dan pengurus awal perkumpulan yang aktif hingga saat ini.
  4. Anggota yang memiliki kendaraan Land Rover yang masih menjadi milik perusahaan, instansi pemerintah dan militer belum dapat mendaftarkan kendaraan tersebut di perkumpulan kecuali atas ijin dari instansi yang bersangkutan atau sedang dalam proses balik nama.
  5. Keanggotaan ini bersifat bebas dan tidak mengikat.
  6. Pasal 7

    Keanggotaan berakhir karena :

    1. Meninggal dunia
    2. Atas permintaan sendiri dengan mengajukan surat pengunduran diri.
    3. Diberhentikan karena pelanggaran disiplin yang merugikan Organisasi.

    Pasal 8

    RAPAT ANGGOTA

    Keanggotaan berakhir karena :

    1. Kekuasan tertinggi dalam Perkumpulan ini berada dalam Rapat Anggota.
    2. Rapat anggota diadakan sekali dalam 1 (satu) tahun.
      Rapat anggota luar biasa dapat diadakan apabila :
    • a. Diminta oleh dua pertiga dari jumlah Anggota.
    • b. Ada hal penting yang menyangkut kelangsungan hidup Perkumpulan.
    • 4.Keputusan dalam Rapat Anggota diambil secara musyawarah.

    Pasal 9

    PENGURUS
    1. Pengurus Perkumpulan ini sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang, yaitu satu Ketua, satu Sekretaris, dan satu Bendahara. Apabila diperlukan lebih dari satu Ketua, maka salah satu dari mereka adalah Ketua Umum.
    2. Pengurus dapat berhenti, karena :
    3. A. Masa Bhakti telah selesai dan terpilih pengurus baru.
      B.Mengundurkan diri.
      c. Diberhentikan karena pelanggaran disiplin yang merugikan Perkumpulan.
      D. Meninngal dunia

    4. Setiap Pengurus harus membuat laporan kerja setiap tahun pada Rapat Anggota Tahunan dan pada akhir masa bhaktinya dan dilaporkan pada Rapat Anggota melalui laporan pertanggung jawaban yang disampaikan oleh Ketua.
    5. Pengurus diangkat dari Anggota pada Rapat Anggota. Masa bhakti Pengurus selama 3 (tiga) tahun dan Ketua hanya dapat dipilih untuk 2 (dua) kali masa bhakti berturut-turut.
    6. Pergantian kepengurusan dilakukan selambatnya pada akhir bulan Agustus tahun yang ditentukan.
    7. Masa jabatan Ketua yang lama berakhir saat Ketua yang baru terpilih, disahkan dan dilantik oleh Rapat Anggota.
    8. Masa Kepengurusan yang lama masih berlaku sampai dibubarkan oleh Ketua baru.
    9. Ketua baru harus sudah dapat menetapkan susunan kepengurusannya paling lambat 1 (satu) bulan setelah dilantik.

    Pasal 10

    CABANG

    Untuk setiap Propinsi dapat dibentuk Cabang setelah mendapat persetujuan Pengurus Pusat. Cabang dipimpin oleh Ketua Cabang.

    BAB V
    KEKAYAAN dan DANA

    Pasal 11

    1. Kekayaan Perkumpulan ini diperoleh dari :
    2. A.Uang pangkal yang ditarik satu kali dan iuran anggota yang ditarik setiap bulan.
      B. Dana dari sponsor.
      C. Hasil-hasil lain yang sah menurut hukum.

    3. Penggunaan kekayaan Perkumpulan ini diatur dengan peraturan tersendiri.
    BAB VI
    PERUBAHAN dan PEMBUBARAN

    Pasal 12

    1. Perubahan Anggaran Dasar hanya dapat dilaksanakan dengan keputusan Rapat Anggota. Rapat ini harus dihadiri sekurang-kurangnya setengah dari jumlah Anggota dan keputusannya harus disetujui lebih dari setengah jumlah Anggota yang hadir.
    2. Apabila Perkumpulan bubar, maka kekayaan Perkumpulan setelah dikurangi beban atau tanggungan Perkumpulan akan digunakan untuk bantuan sosial. Rapat terakhir pembubaran Perkumpulan akan memutuskan kepada siapa kekayaan diserahkan.
    BAB VII
    ANGGARAN RUMAH TANGGA

    Pasal 13

    Rapat Pengurus menyusun dan menetapkan Angggaran Rumah Tangga. Peraturan-peraturan di dalam Anggaran Rumah Tangga tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang telah diatur dalam Anggaran Dasar ini.

    BAB VII
    PENUTUP

    Pasal 14

    Hal hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini atau Anggaran Rumah Tangga akan diatur dalam Peraturan tersendiri.

    Pasal 15

    PENETAPAN ANGGARAN DASAR

    Anggaran dasar ini berlaku sejak berdirinya LRCI dan telah mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Rapat Anggota tahun 2002.